Kekecewaan Jeremy Lin atas rasisme terhadap etnis Asia di Amerika

 


Isu mengenai masalah ras Asia-Amerika yang kembali muncul membuat Jeremy Lin sedih. Hal ini dapat dimengerti jika Jeremy Lin marah setelah melihat video serangan baru-baru ini terhadap orang Asia-Amerika di Amerika Serikat. Lin, yang saat ini bermain untuk tim G-League Santa Cruz Warriors (tim afiliasi dengan Golden State Warriors), adalah salah satu pemain China-Amerika paling terkenal yang pernah menginjakkan kaki di lapangan NBA dan sempat menjalani musim terbaiknya saat mendapat julukan Linsanity waktu itu.


Meningkatnya tindakan rasis baru-baru ini terhadap orang Asia di amerika membuat perasaan Jeremy Lin yang merasa menjadi salah satu bagian menjadi merasa sakit hati. 


“Saya merasa kasihan pada seseorang yang menyimpan kebencian terhadap orang lain yang belum pernah mereka temui hanya berdasarkan warna kulit atau, saya bahkan tidak tahu. Itu membuat saya ingin melakukan sesuatu dan itu membuat saya ingin mendidik orang-orang, atau bersuara dan menemukan cara untuk membuat perbedaan (dari kondisi rasis saat ini)." kata Lin, melalui NBC Sports Bay Area



Kejahatan kebencian terhadap orang Amerika keturunan Asia mulai meningkat pada awal pandemi COVID-19 di Amerika. Mantan presiden Donald Trump dan beberapa politisi lainnya menggunakan istilah seperti "China Virus" atau "Kung Flu" untuk mengobarkan kebencian terhadap ras Asia. Jeremy Lin pun menunjukkan ketidaksenangannya pada bahasa yang digunakan oleh Donald Trump tahun lalu di twitter karena dianggap menyerukan rasisme ke seluruh penjuru negeri. 

Kekecewaan Jeremy Lin atas rasisme terhadap etnis Asia di Amerika Kekecewaan Jeremy Lin atas rasisme terhadap etnis Asia di Amerika Reviewed by tripledouball on Februari 25, 2021 Rating: 5

Tidak ada komentar