3 Konser Paling ramai di Indonesia

 

4 Konser Paling Ramai di Indonesia


Konser musik adalah acara yang banyak digemari oleh orang-orang terutama kawula muda. Secara bahasa, konser berasal dari bahasa Italia yaitu concerto dan Latin concertare yang memiliki arti berjuang, berlomba dengan orang lain. Konser adalah suatu pertunjukkan langsung yang biasanya menampilkan musik dan diselenggarakan didepan banyak penonton. di Indonesia, ada banyak sekali konser-konser yang diselenggarakan pertahunnya, entah itu diselenggarakan oleh penyanyi, suatu perusahaan atau suatu sekolah/universitas. Berikut ini tiga konser yang biasanya dihadiri oleh banyak penonton pertahunnya di Indonesia.


1. Java Jazz Festival

Java Jazz Festival merupakan ajang bertemunya pencinta jazz tanah air dengan musisi jazz dari berbagai negara. Tidak hanya anak muda, para orang tua pun semangat untuk menikmati  karya dari musisi legendaris. Java Jazz Festival pertama kali diadakan pada tahun 2005 di Jakarta Convention Center, Senayan dan diselenggarakan oleh Java Festival Production. Pada tahun 2015, Festival ini berhasil mencapai angka 130.000 pengunjung.


2. Djakarta Warehouse Project

Djakarta Warehouse Project bisa dibilang adalah konsernya para pencinta musik EDM (electronic dance music) di Indonesia bahkan banyak juga pengunjung dari mancanegara hadir untuk menonton konser ini. DWP selalu menghadirkan lineup DJ Internasional seperti Skrillex, Yellow Claw, Alan Walker, Martin Garrix. dengan lineup DJ tersohor tersebut tentu membuat para pencinta musik EDM tidak ingin melewatkan konser ini.


3. We the Fest

We the Fest sering disebut sebagai "Coachella" nya Indonesia. Bagaimana tidak, We the Fest selalu berhasil menarik minat kawula muda dengan menghadirkan penyanyi-penyanyi Internasional. beberapa penyanyi tersohor mancanegara yang pernah tampil di We the Fest adalah Lorde, Kodaline, Lewis Capaldi, SZA, Troye Sivan dan masih banyak lagi. namun sayang, festival musik ini pada tahun 2020 kemarin harus dilaksanakan secara virtual karena dampak dari pandemi Covid-19.

Tidak ada komentar