Mengenal Aturan Three Seconds Dalam Olahraga Basket

Sumbe: Usab.com


Sejak dikomersialkan, pertandingan olahraga selalu dapat menjadi jenis hiburan yang dapat dinikmati setiap kalangan. Hal yang sama jgua berlaku untuk olahraga basket. Sehingga, untuk mengakomodasi aspek hiburan tersebut, para pihak penyelenggara pun senantiasa menciptakan aturan-aturan yang menjadi acuan permainan lima lawan lima ini.


Dewasa ini, basket merupakan salah satu jenis olahraga yang sangat menuntut pergerakan yang sangat cair sehingga membuat pemain yang terlibat untuk terus aktif bergerak. Hal ini tentu didasarkan pada beberapa aturan yang memaksa para pemain untuk melakukan hal tersebut. Salah satunya adalah aturan Three Seconds (tiga detik).


Aturan ini sendiri terbagi menjadi 2, yaitu tiga detik saat menyerang dan tiga detik saat betahan. Namun secara teknis, penerapannya sama, yakni pemain yang sedang bertahan atau tengah menyerang tidak boleh berdiri di area paint selama lebih dari 3 detik. Jika ketahuan oleh wasit, maka bola akan menjadi milik lawan.


Aturan yang mulai diterapkan pada 1936 tersebut akhirnya membuat pemain para pemain mau tidak mau memiliki kontak yang terbatas di area paint. Sehingga, aturan tersebut juga membuat pergerakan bola semakin lebar dan tidak hanya terkonsentrasi di area bawah ring saja.


Meski bunyinya sama, FIBA sendiri hanya menerapkan aturan ini kepada tim yang sedang menyerang. Beda halnya dengan NBA, yang menerapkan aturan ini untuk pemain penyerang dan pemain bertahan.

Tidak ada komentar