19 Januari 1988: Sang Juara yang Dulunya Ditertawakan

Sumber Gambar: Gety Images


Pada tahun 2010, barangkali takkan ada yang percaya jika diberitahu kalau seorang JaVale McGee akan menjadi juara NBA. Wajar saja, sebab pada masa tersebut, pemain kelahiran 19 Januari 1988 ini masuh merupakan seorang pemain yang sering melakukan kesalahan dan jadi langganan Shaqtin A Fool.


Namun, roda terus berputar dan McGee terus berkembang seiring waktu. Ia yang dulunya rutin membuat blunder hingga menjadi tertawaan, akhirnya menjadi pemain tengah yang dapat diandalkan, baik untuk menjadi penjaga ring, atau menjadi seorang role player yang dapat diandalkan.


Setelah 4 tahun di Washington Wizards, ia lalu menjadi bahan pertukaran pemain ke Denver Nuggets. Tiga tahun di tim yang bermarkas di Pepsi Center tersebut, ia lalu menjadi bahan pertukaran ke Philadelphia 76ers. Sayangnya, ia lantas segera dilepas oleh Sixers.


Setali tiga uang dengan nasibnya ketika masih di Wells Fargo Center, McGee kembali diputus kontraknya ketika sempat bermain sebentar untuk Dallas Mavericks. Barulah cahaya harapan untuk seorang McGee muncul di september 2016 bersama dengan tawaran dari Golden State Warriors, tim yang sedang mendominasi di NBA.

Suber: NBA.com


Selama 2 tahun membela Warriors, McGee menjadi dua kali juara, tidak hanya itu, ia juga mencatatkan 5,4 poin per pertandingan. Selama di Warriors, ia menjadi pemain pelapis yang mumpuni dan bisa memberikan sumbangsih positif untuk timnya.


Setelah petualang mengesankannya di Warriors, pemain yang didraft di posisi 18 tersebut mendarat di LA Lakers. Bersama dengan LeBron, ia akhirnya sukses mengambil gelar ketiganya sepanjang karier pada tahun 2020 di gelembung Orlando.


Tidak sampai di situ, McGee pun akhirnya meneambah prestasinya pada tahun 2021 lalu ketika menyabet medali emas olimpiade 2020 di Tokyo bersama dengan tim nasional Amerika. Hal itu juga mengulang prestasi sang ibu, Pamela McGee yang merengkuh gelar yang sama pada 1984. Hal tersebut sekaligus membuat dirinya dan sang ibu menjadi pasangan ibu anak pertama yang meraih gelar prestisius tersebut.


Meski awalnya seringkali ditertawakan, Big Daddy Wookie membuktikan diri dengan kesabaran dan hati yang lapang bahwa ia adalah seorang pemain yang hebat dan dapat berguna untuk tim yang ia bela. Selama ada kesempatan dan kepercayaan, JaVale McGee bisa.

Tidak ada komentar