Berebut Sisa Harapan Playoff

Sumber: -

Pada akhir musim 2019-2020, NBA menerapkan sistem turnamen play in ke beberapa tim  untuk memperebutkan tiket terakhir menuju babak playoff. Pada saat itu, Portland Trail Blazers harus berjibaku hadapi memphis Grizzlies. Setelahnya, pihak regulator memutuskan untuk terus menggunakan sistem yang sama di musim 2020-2021.


Turnamen play in sendiri mewajibkan tim-tim yang berada di peringkat 7 - 10 untuk memperebutkan sisa jatah 2 tiker menuju playoff. Tim peringkat 7 dan 8 akan berhadapan untuk peroleh posisi 7 di klasemen akhir, sedangkan yang kalah dari pertandingan tersebut akan bertarung dengan pemenang laga antara posisi 9 dengan 10 untuk memutuskan siapa yang berada di ranking 8 klasemen akhir.


Sumber: -

Setengah musim lebih telah berlalu. Beberapa tim nampaknya telah menetapkan posisinya di tabel klasemen. Tidak terkecuali untuk para pengisi zona play in. Di wilayah barat, ada tim seperti LA Clippers, Minnesota Timberwolves, LA Lakers, dan Portland Trail Blazers. Jangan lupakan San Antonio Spurs yang bisa saja merangsek naik bila 4 tim tersebut terpeleset.


Di tengah dinamika liga yang terus berlanjut, Timberwolves dan Lakers jadi tim yang rutin bertukar posisi. Walau pada akhir-akhir ini, Lakers berada di posisi bawah. Perebutan posisi kedua tim pun jadi demikian penting. Sebab, bila finish di peringkat 8, sebuah tim masih punya pertandingan bersisa andai kalah dari peringkat di atasnya. Sedangkan peringkat 9, harus menjalankan pertandingan hidup atau mati sebanyak dua kali.


Hal yang sama juga terjadi di wilayah timur. Meski tidak ada pertukaran signifikan di antara tim dalam zona tersebut. Namun, lewat penampilan impresifnya di 7 pertandingan terakhir, Hawks ajaib bisa melewati Washington Wizards dan menempati posisi 10 klasemen sementara. Namun, posisi Trae Young dan kolega pun belun aman sepenuhnya bila mereka kembali ke inkonsistensi permainannya.

Tidak ada komentar