Kuncup Bunga Kuminga



Terpilih di pick urutan 7 pada NBA draft 2021, tidak sedikit yang menganggap pemuda Kongo sebagai talenta yang masih mentah meski telah semusim bermain di NBA G League Ignite. Malah kompatriotnya, Moses Moody yang dianggap lebih siap untuk arungi liga basket tertinggi di Amerika tersebut. 


Nyatanya, selain laga kontra Boston Celtics, Moody tidak pernah bermain sebagai starter di 25 laga lainnya. Sedangkan Kuminga, 4 kali starter dari 35 pertandingan yang ia lewati musim ini. Lewat sejumlah pertandingan tersebut, pemain 19 tahun sukses jadi pendulang poin terbanyak Warriors saat laga kontra Toronto Raptors dan Chicago Bulls


Terbaru, walau hanya bermain selama 18 menit, pemuda 19 tahun sukses mengoleksi 5 rebound dan 22 poin, Kuminga sukses bawa Warriors atasi perlawanan Dallas Mavericks. Ia memasukkan 4 dari 4 tembakan tripoinnya, total 8 dari 9 percobaan field goal yang ia buat.

Sumber: AP


Memiliki tinggi 203 CM, Kuminga merupakan pemain tertinggi keenam dari sederet pemain di Golden State Warriors. Meski kerap lepaskan tembakan 3 angka, Kuminga bisa lebih diidentikkan dengan aksi masuk ke dalam area perimeter lawan untuk mengincar layup.


Meski sulit dapat tempat karena pemain utama yang teramat padu, ia bisa hadir sebagai solusi tatkala Curry dan Thompson alami kebuntuan. Jika Kerr mau memberinya lebih banyak kepercayaan, maka bisa saja Kuminga akan jadi sosok pembeda untuk tim Warriors. Sebab, jika melihat 13 pertandingan di mana Kuminga bermain lebih dari 15 menit, ia dapat menyumbang 13,8 poin dan 4,3 rebound per game. Jumlah yang cukup bagus untuk jadi senjata rahasia juara 6 kali tersebut.


Kumingat adalah bunga yang keindahannya masih tertutup oleh kuncup. Ia hanya butuh untuk buktikan bahwa dirinya layak dipilih oleh Golden State Warriors. Tidak hanya itu, ia pun bisa saja menjadi salah satu fondasi selanjutnya untuk membangun Warriors ketika Draymond, Thompson, dan Curry sudah gantung sepatu. Ingat namanya, Jonathan Malangu Kuminga. 

Tidak ada komentar