Layak kah Andrew Wiggins Menjadi All Star Musim Ini?

Sumber:


All Star merupakan ajang tahunan NBA yang diadakan sebagai bentuk hiburan tambahan dan apresiasi tertentu kepada para pemain yang bermain di dalamnya. Event ini sendiri telah dilaksanakan sejak tahun 1951. Para pemain yang berlaga dalam pertandingan All Star adalah para pemain pilihan fans, pemain, pelatih, dan jurnalis sebagai bentuk pengakuan terhadap permainan pemain tersebut. Walau di era sekarang, lebih mengarah ke ajang adu popularitas.


NBA melalui laman twitter resminya baru saja mengumumkan hasil voting terbaru untuk all star. Pada daftar tersebut, LeBron James sukses menyalip Stephen Curry yang sebelumnya ada di puncak daftar pemilihan oleh fans tersebut. Di lain pihak, ada satu nama yang menarik perhatian para penikmat basket dan masuk dalam 3 besar jajaran frontcourt, Andrew Wiggins.


Kehadiran nama Wiggins dalam daftar tersebut menjadi pertanyaan di kalangan fans. Pasalnya, Wiggins berada di atas nama-nama seperti Paul George, Karl Anthony-Towns, hingga Rudy Gobert yang memiliki dampak jauh lebih signifikan untuk timnya. Secara poin per pertandingan sendiri, Wiggins kalah produktif dari Jonas Valanciunas, Normal Powell, dan Brandon Ingram untuk frontcourt wilayah barat.





Walau catatan 18,5 poin per pertandingan tersebut bukan terbaik yang pernah dibuat Wiggins, namun ia menorehkan catatan terbaik sepanjang kariernya untuk rataan tembakan tripoin dengan 2,3 tiap laga, efisiensi tembakan tiga angka, dan efektifitas field goal.


Tidak berhenti sampai di situ, pemain pick pertama tahun 2014 ini juga merupakan 1 dari 5 pemain yang sukses membuat rataan 18 lebih poin, 2 lebih tripoin, dan 42% persentasi tembakan tiga angka per pertandingan musim ini.


Capaiannya tersebut pun dapat dimaklumi, sebab ia bermain bersama dua calon hall of famer di masa depan, sehingga ia pun harus mengalah dalam pembagian tugas. Terbukti, ia pun sukses membawa Warriors yang cukup diragukan di awal musim, bisa bertengger di peringkat 2 klasemen sementara wilayah barat.


Berdasarkan sejumlah fakta tersebut, all star starter bukanlah sesuatu yang pas untuk diberikan kepada Wiggins mengingat kelayakan beberapa pemain frontcourt yang lain. Apalagi, ada nama lain yang terasa lebih layak darinya untuk posisi front court di wilayah barat.


Sayangnya, All Star adalah tentang popularitas. Wiggins yang bermain untuk tim dengan basis fans besar sudah tentu mendulang suara yang banyak. Tidak hanya itu, absennya nama besar seperti Paul george, Kawhi Leonard, dan Draymond Green sudah tentu semakin membuat Wiggins untuk layak ikut all star, terlepas ia bakal jadi starter atau bench.

Tidak ada komentar