Mengenang Black Mamba

Sumber: Getty Image

2 tahun yang lalu, berita itu datang. Publik basket dunia pun tercekat, sang legenda telah berpulang menghadap sang pencipta, Kobe Bean Bryant, juara NBA 5 kali dan MVP 2008 dinyatakan meninggal dalam sebuah kecelakaan helikopter di Calabasas, Califonia, Amerika Serikat. 


Sebagai bentuk hening cipta mengenangnya, setiap tim yang bermain kala itu menghabiskan 24 detik shot clock di awal pertandingan seraya memberikan tepuk tangan kepada mendiang. Doc Rivers kehilangan kata tatkala diwawancara, Trae Young tertunduk lesu dalam balutan jersei bernomor punggung 8-nya.

Sumber: Getty Image

Sepanjang kariernya, Kobe dikenal sebagai orang yang sangat kompetitif dan tidak mau kalah. Dia lah orang yang pertama datang ketika latihan. Ada demikian banyak kesaksian tentang seberapa ulet pribadi MVP final 2009 & 2010 ini.


Kobe telah beristirahat selama-lamanya, kesetiaannya takkan bisa dilupakan meski timnya terus terpuruk. Bagaimana ia tetap bisa memperlihakan respeknya kepada kawan dan lawan yang pernah ia hadapi. Kesan ramah dan pribadi yang mengayomi membuat dirinya sulit untuk dibenci.


Rest in Peace Black Mamba. 

Tidak ada komentar