Menghargai Kevon Looney

Sumber: USA Today

Olahraga basket pada era modern seperti sekarang menuntut setiap pemain untuk dapat mencetak skor dari mana saja. Entah menggunakan dunk, layup, midrange shoot, atau bahkan tripoin. Hal tersebut tidak hanya berlaku untuk beberapa posisi, namun untuk semua posisi, termasuk center.


Karena alasan tersebutlah center tradisional seperti Rudy Gobert sulit mendapat sorotan di zaman sekarang. Meski ia melakukan hal-hal yang sudah seharusnya dilakukan oleh seorang center, seperti rebound, melakukan defense, hingga hal-hal dasar lainnya. Namun, karena ia tidak melakukan dunk yang meledak-ledak ataupun tembakan tiga angka, maka sorotan tidak berpihak kepadanya.


Hal yang sama juga berlaku untuk center Golden State Warriors, Kevon Looney. Ia kerapkali diragukan dan menjadi bahan olok-olok fans karena hanya mampu cetak 6,1 poin per game yang ia cetak di dalam area perimeter. 

Sumber: -

Menariknya, meski kerapkali jadi samsak fans yang tidak puas dengan kinerja tim, Looney terus dipercayakan mengemban tugas sebagai starter. Bahkan, ia merupakan satu-satunya pemain Warriors yang selalu bermain di tiap laga yang dilakoni oleh anak asuh Steve Kerr. 


Selain kepercayaan dari sang juru taktik, kebijakan Warriors untuk tidak menambah pemain di posisi center pun semakin menegaskan bahwa sebagai center, Looney adalah orang yang dibutuhkan oleh Golden State. Selain karena performa pemain lulusan UCLA tersebut, tentunya akan kembalinya James Wiseman juga menjadi pertimbangan lain dari tim 6 kali juara tersebut.


Membandingkan kepercayaan yang diperolehnya dengan apa yang tertulis di lembar statistik, dapat diyakini bahwa apa yang diberikan oleh Looney dalam permainannya bersama Warriors bukanlah sesuatu yang dapat digambarkan dengan angka-angka dalam lembar data.


Sumber: -


Pada roster Warriors sekarang, dengan tidak tersedianya sosok center selain dirinya, Looney menempatkan diri sebagai rebounder ulung. Ia mencetak rataan 7,3 rebound. Bahkan, setelah Draymond Green absen, pebasket 25 tahun ini pun meningkatkan produksinya dengan 10,7 rebound per game.


Lewat sejumlah fakta yang telah disebutkan, Kevon Looney mempertegas diri sebagai salah satu pemain paling diperlukan di tim Warriors sekarang. Ia dapat meningkatkan produksi rebound-nya tatkal rebounder utama tim sedang tidak bermain. Tidak hanya itu, langkah yang ia ambil untuk memberi ruang kepada rekan setimnya pun patut diapresiasi.


Kelihaian sang pemain dalam lakukan pick and roll pun patut mendapat apresiasi. Sebab tanpanya, barangkali shooter-shooter ulung Warriors akan kesulitan mencari titik tembak ternyaman. Meski kerapkali menjadi cemoohan para fans, seluruh fakta lapangan yang tidak terekam dalam lembar data membuktikan bahwa kepercayaan yang diberikan Steve Kerr bukan tanpa alasan.

Tidak ada komentar