Menghentikan Ledakan Ja Morant

Sumber: -

Ja Morant benar-benar menjadi perbincangan di NBA musim ini. Sejumlah klip yang menampilkan dirinya, senantiasa ditampilkan di halaman instagram liga basket tertinggi di Amerika tersebut, Musim ini, pemain 22 tahun membuat rataan 26,1 poin per pertandingan.


Morant sendiri memiliki gaya permainan yang sangat khas. Ia kerapkali merangsek masuk ke area paint untuk mendapatkan layup atau untuk memberikan umpan ke rekan setimnya yang menunggu di luar garis perimeter. Lewat gaya eksplosifnya tersebut, ia memimpin Memphis Grizzlies bercokol di peringkat 3 klasemen sementara wilayah barat.


Melihat gaya permainannya yang demikian meledak-ledak, membuat para pecinta basket dunia teringat pada satu sosok. Seorang pemain dengan gaya menyerang yang relatif sama. Menyeruduk masuk ke area dalam, mencari celah dengan drive dan mencuri kesempatan untuk melepas layup atau shoot, atau mengumpan bila diperlukan. Sosok itu adalah Derrick Rose.


Sumber: Grizzly Bear Blues

Sayangnya, penampilan menghibur sang MVP termuda tersebut tidak bertahan lama. Cedera ACL menimpanya dan membuatnya lekas kehilangan kemampuan hebatnya. Hal yang sama, juga ditakutkan pada Ja Morant.


Sang pemain memang masih muda, maka tidak mengherankan bila ia punya keinginan untuk sering masuk ke area dalam pertahanan lawan. Namun bila tidak mengurangi intensitas dan tidak memperhatikan kondisi tubuh serta gesekan dengan pemain lain, maka perkara cedera bisa saja menghantui sang pemain.


Urusan menghentikan ledakan Ja Morant bukan hanya tentang bagaimana menjaga dia. Tapi, lebih kepada bagaimana Ja Morant bisa menginjak rem dirinya sendiri dan bermain lebih hati-hati agar bisa terhindar dari ledakan yang dapat menghancurkan karier bola basketnya.

Tidak ada komentar