NBA Hari Ini: Ketika Stephen Curry Memanaskan Mesin

Sumber: ESPN


Ia memulai musim dengan cukup buruk bersama Golden State Warriors. Kehilangan Klay Thompson yang malah dibekap cedera achilles setelah sembuh dari ACL. Beberapa pihak sempat menyangsikan kemampuannya membawa tim Warriors yang kebanyakan hanya terdiri dari roster pemain kelas menengah. 


Namun, Stephen Curry dapat membawa tim yang sebelumnya berada di peringkat buncit tersebut berada di zona play in sebelum ditendang oleh Grizzlies. Performa mengagumkan Steph yang membuatnya hampir jadi MVP lagi musim lalu tersebut dimulai dari laga kontra Portland Trail Blazers, 3 Januari 2021.


Pada pertandingan yang berkesudahan dengan skor 137-122 tersebut, Sang best shooter of all time mencetak 8 dari 16 percobaan tembakan 3 angkanya. Catatan ini pun membuatnya memperbarui rekor yang ia buat di Maddison Square Garden dengan 54 angka.




Rekor dan tiga angka sudah menjadi sinonim pemain kelahiran 16 Maret, 33 tahun yang lalu ini. Sejumlah rekor yang berhubungan dengan rekor tripoin pun sudah ditulis atas namanya. Ia adalah pemegang rekor tembakan tiga angka terbanyak di sebuah seri final NBA di 2016 dengan 32 kali.


Catatan terbanyak juga ia torehkan dengan tetap berada di posisi teratas dalam daftar penembak tripoin di playoff dengan 470. Perlu dicatat, pemain bernomor punggung 30 ini bahkan tidak masuk playoff di 2 musim terakhir. Di awal bulan lalu, ia juga sukses jadi penembak tertajam di musim reguler dan playoff, yang jumlahnya sekarang sudah 3.480.


Rekornya paling luar biasa ditorehkan "Chef" Curry adalah ketika ia melampaui Ray Allen dalam tabel pencetak tiga angka terbanyak di musim reguler sepanjang sejarah di tempat sakral olahraga basket, Maddison Square Garden. Hingga artikel ini ditulis si "Mas-mas biasa aja" ini sudah membuat 3.010 tripoin masuk dan masih akan terus bertambah. Terakhir, suami Ayesha Curry ini juga baru saja memecahkan rekor atas nama dirinya sendiri, yaitu 158 pertandingan beruntun dengan minimal satu tembakan dari garis perimeter.


Sayangnya, Curry bukanlah pemegang rekor terbanyak dalam kategori satu pertandingan. Baik di musim reguler yang dipegang oleh duetnya, Klay Thompson, maupun di playoff yang baru saja dipegang oleh Damian Lillard. Menarik menunggunya untuk membuat rekor tripoin lagi, lagi, dan lagi. Look at Curry man, so inspirational.

Tidak ada komentar