1 Februari 1984: David Stern Take Over

Sumber: -

Salah satu hal yang membuat NBA menjadi demikian terkenal di muka bumi ini adalah penetapan serangkaian kebijakan yang akhirnya membuat liga ini menjangkau pasar yang luas, menghadirkan liga yang kompetitif, dan tentu saja seru untuk ditonton.


Peraturan tersebut tentunya dirancang sedemikian rupa oleh pihak regulator liga sebagai pelaksana liga basket tertinggi di Amerika tersebut. Sepanjang sejarahnya, NBA telah dipimpin oleh 5 komisioner NBA. Selain nama Laryy O'Brien yang akhirnya diabadikan dalam nama trofi juara liga, komisioner ikonik lain tentunya adalah David Stern.


Sebagai komisioner NBA, Stern banyak mencetuskan ide-ide yang berdampak positif dalam memasarkan waralaba ini. Mengambil alih tampuk kepemimpinan dari komisioner sebelumnya pada 1 Februari 1984, bapak dua anak perlahan namun pasti mengembalikan nama NBA ke puncak kepopulerannya.


Sumber: AP


Semenjak saat itu, NBA bertransformasi di tangannya. Ia sukses menjadikan Michael Jordan sebagai ikon dari NBA yang melegenda. Menyuguhkan suguhan penampilan memukai para pemain kepada para pemirsa televisi. Bekerja sama dengan media untuk senantiasa memberitakan seputar liga yang dikelolanya tersebut.


Meski demikian, Stern sendiri tentunya memiliki beberapa kesalahan selama melaksanakan tugasnya tersebut. Mulai dari final NBA 2002 hingga bagaimana ia membatalkan trade Chris Paul secara sepihak pada tahun 2011. Namun, di balik keputusan-keputusan yang kontroversial tersebut, kontribusi besar sang komisioner tentunya tak dapat dinafikan.


Setelah 30 tahun memimpin NBA, Stern memutuskan untuk mengundurkan diri pada 31 Januari 2014 dan digantikan oleh Adam Silvers. Untuk menghargai jasanya, ia pun dimasukkan ke dalam Naismith Memorial Hall of Fame di 2016. Terima kasih untuk segala jasa-jasamu selama ini, David Stern.

Tidak ada komentar