15 Kaki Sixers

Sumber: Getty Images

Di dalam kotak bercat tersebut, interaksi antara para pemain demikian intens hingga kerapkali hadirkan pelanggaran-pelanggaran yang berbuah pada lemparan bebas. Jarak 15 kaki terbentang antara sang pemain dengan ring, tanpa melompat, tembakan dilepas dari tangan pemain menuju satu poin tambahan.


Walau hanya hasilkan 1 poin, sebuah tembakan bebas yang meleset kerap kali menjadi demikian krusial untuk tim. Walau cuma 1 angka, tim bisa saja dapatkan momentum untuk mengejar skor yang tertinggal. Ada banyak hal yang bisa terbuka karena sebuah lemparan bebas.


Maka jangan heran bila 59 kesempatan tembakan bebas yang didapakan dua pemain Philadelphia 76ers dalam 2 pertandingan terakhir menjadi demikian krusial untuk tim asal Pennsylvania tersebut. Harden yang hebat dalam memancing pelanggaran, bertemu dengan pemain yang memaksa lawan untuk melanggarnya, Joel Embiid.


Sumber: Getty Images

Kombinasi antara keduanya hasilkan sesuatu yang gemilang dari dua pertandingan awal keduanya. Bila pertandingan pertama hasilkan 61 poin, maka laga kedua capai 66 angka. Jumlah yang besar untuk dua pemain. Performa meyakinkan keduanya pun menjadi alasan dari peningkatan posisi Sixers ke tangga ke-3 klasemen wilayah barat.


Kehadiran James Harden tidak hanya memberikan tambahan poin pasti lewat garis tembakan bebas, tapi juga bisa memaksa pemain lawan berikan pertahanan ekstra terhadapnya hingga akhirnya memberikan ruang kosong untuk rekan setim.


Sekarang, tinggal waktu yang memutuskan. Apakah Harden adalah kombo garda yang selama ini ia nantikan. Apakah Embiid adalah center yang selama ini bisa melengkapi permainan iso dari seorang James Harden? Sejauh ini, nampaknya jawabannya adalah iya.

Tidak ada komentar