4 Februari: 2 Sisi 3 Angka

Sumber: -


Semenjak diterapkan pertama kali diterapkan di NBA pada musim 1979-1980, tembakan tiga angka sudah menjadi bagian dari variasi dalam permainan bola basket. Meski menjanjikan poin yang lebih besar, jarak yang harus dipenuhi untuk mendapatkan 3 angka juga menghadirkan efektifitas yang rendah. Barulah pada beberapa tahun terakhir, kemampuan tripoin menjadi semakin meningkat dan membaik.


Melempar tembakan tripoin sudah barang tentu memerlukan kepercayaan diri yang tinggi. Entah keyakinan akan masuk atau rekan setim yang bakal merebut rebound untuk kemudian mengembalikan penguasaan bola ke tim. 


Seperti halnya usaha lain untuk membuat bola masuk ke dalam ring, menembak tiga angka pun selalu memiliki peluang masuk dan tidak masuk secara bersamaan. Seperti halnya yang terjadi pada beberapa pemain yang mencoba melepas tembakan dari luar garis perimeter pada tanggal 4 februari di tahun yang berbeda.


Sumber: -

Latrell Sprewell pernah melakukan hal yang hebat tatkala ia memasukkan 9 tembakan dari 9 kali percobaan di pertandingan tahun 2003. Saat itu, ia membela New York Knicks dan menjadi bagian dari kemenangan timnya atas Los Angeles Clippers, 105-92.


Selain rekor masuk seratus persen dengan jumlah tembakan tripoin terbanyak, hal sebaliknya juga berlaku sebaliknya dan uniknya, pernah terjadi pada tanggal yang sama. Tepatnya, Eric Gordon lah yang melakukannya di 2020 lalu dalam laga Houston Rockets kontra Charlotte Hornets.

Bermain selama 30 menit, Gordon melepas 12 tembakan tiga angka dan tidak ada yang masuk. Meski demikian, ia tetap mampu membawa timnya mengatasi lawannya, 125-110.

Tidak ada komentar