6 Februari 1988: Melayang

Sumber: NBA.com

Pagelaran All Star senantiasa menjadi tontonan wajib bagi para penggemar NBA setiap tahunnya. Dalam serangkaian acara yang dilaksanakan selama beberapa hari tersebut, diadakan sejumlah laga dan kontes eksebisi yang ditujukan untuk memberikan hiburan kelas premium kepada penikmat basket dunia.


Salah satu ajang yang paling dinanti dalam ajang tersebut tentunya adalah kontes slam dunk. Pada era sebelum 2000-an, ada banyak pemain bintang yang memutuskan untuk mengikuti perlombaan ini. Pada 6 Februari 1988, setidaknya ada 3 nama besar yang memutuskan ikut Slam Dunk Contest, Michael Jordan, Dominique Wilkins, dan Clyde Drexler.


Ketiga pemain tersebut silih berganti memperlihatkan gerakan dunk spektakuler. Mulai dari windmill, 360, hingga dunk dua tangan sudah dilakukan dengan penuh tenaga. Hingga memasuki giliran Jordan dalam laga final.


Sumber: -

Melawan Wilkins dari Atlanta Hawks, Jordan mengambil ancang-ancang satu lapangan penuh. Ia berlari membawa bola, para penonton yang memenuhi arena nampak sangat menantikan apa yang akan dilakukan oleh pemain Bulls tersebut. Memasuki garis perimeter, Jordan mulai bersiap melompat dan saat menginjak area lemparan bebas, ia melompat dan melayang. Iya, dia melayang hingga mencapai ring. BUM! 50 poin untuk dunk luar biasa tersebut.


Meski sempat beri perlawanan dengan lakukan 2 dunk sempurna, Wilkins nyatanya harus mengakui keunggulan dari sang jawara bertahan, Michael Jordan. Sorakan para penonton menjadi saksi dan momen penasbihan kehebatan MJ sebagai salah satu dunker terhebat sepanjang sejarah NBA.

Tidak ada komentar