Apakah Shooting Slump Stephen Curry Berakhir?

Sumber: -

Isu tentang tumpulnya efektifitas tembakan tiga angka Stephen Curry menjadi salah satu permasalahan yang menghantui tim Golden State Warriors. Setelah memecahkan rekor Ray Allen, sang pemain ditengarai alami kesulitan dalam menembak tripoin atau biasa disebut sebagai shooting slump.


Terbaru, Stephen Curry sukses memasukkan 7 dari 14 tembakan tiga angkanya saat hadapi Houston Rockets di Toyota Center. Beberapa pihak lalu menganggap sang pemain telah menemukan kembali sentuhannya dan behasil mengatasi shooting slump-nya. Namun, ada juga yang masih meragukan konsistensi sang 2 kali MVP tersebut. Apakah Steph telah mengakhiri periode shooting slump-nya?



Musim ini, tembakan tripoin Steph tengah berada di fase penurunan. Ia yang biasanya catatkan efektifitas di atas 40%, kini hanya mampu memasukkan 37% dari total tembakan yang ia ambil. Tidak hanya itu, ada beberapa pihak yang mengklaim sang pemain alami shooting slump setelah memecahkan rekor dari Ray Allen.


Jika melihat dari sampel 26 pertandingan yang telah dilakoni pemain 33 tahun, dapat dilihat bahwa ia memasukkan 40,1% tembakan tripoin yang ia ambil. Terburuk kedua sepanjang kariernya di NBA. Meski demikian, catatan tersebut juga dibarengi dengan tingginya intensitas 3 poin per pertandingan yang ia masukkan dengan sebanyak 5 tembakan luar perimeter yang masuk dari tiap laganya.


Namun, pasca ia mencetak rekor tembakan tiga terbanyak. Persentase yang ia pun mulai alami penurunan secara signifikan ke angka 34,6%. Namun, jumlah tersebut juga turun secara signifikan disebabkan dengan menurunnya produksi tembakan yang ia buat. Sebelumnya, Curry bisa melepas lebih dari 13 tripoin dengan 5 di antaranya berujung poin. Namun, setelah laga kontra Knicks, ia alami pengurangan pelepasan tembakan ke angka 11 per pertandingan dengan 4 yang melewati ring.



Sumber: -

Uniknya, Steph mempertahankan persentase buruknya tersebut saat kehilangan Draymond Green. Meski demikian, ia pun kembali alami penurunan signifikan dalam banyaknya tembakan yang ia ambil ke angka 10,8 per pertandingan dengan 3,8 di antaranya yang berhasil masuk. Lewat sejumlah pertandingan yang telah ia lalui tanpa Dray, dapat dilihat bahwa Curry hanya mampu membuat persentase tripoin lebih dari 40% di 4 game saja dari total 12 laga yang ia lakoni.


Lantas, apakah Steph telah keluar dari fase shooting slumpnya? belum dapat dibuktikan secara pasti tentang konsistensinya. Namun, jika menilik dari 3 pertandingan terakhirnya yang mencatatkan efisiensi sebesar 47,1%, para penonton sudah seharusnya sadar bahwa mereka harus bersiap melihat hujan turun lagi!

Tidak ada komentar