Curry, Bukan Cuma Stephen

Sumber: -

Terlahir dari keluarga basket, tentunya akan membuat seseorang berkeinginan untuk menjadi seorang pemain basket. Memiliki seorang saudara yang hebat, tentunya akan jadi beban tersendiri, mengingat nama belakang yang sama. 


Demikian yang dirasakan oleh seorang Seth Curry, ia berbeda dengan kakaknya yang sudah menjadi bintang, sedangkan ia tidak lebih dari seorang pemain yang sering bergonta ganti tim. Bukan karena keinginannya, tapi karena kontrak yang tak diperpanjang, atau menjadi bagian dari kesepakatan pertukaran pemain.


Ketika ia sudah mulai mendapatkan ritme yang baik di Philadelphia 76ers, ia tidak bisa menghindarkan dirinya dari bagian transaksi antartim tersebut. Padahal, bila melihat performanya selama di Sixers, ia sukses torehkan 12,5 poin per game, terbaik ketiga sepanjang kariernya.


Sumber: -

Setelah lama berkutat dengan bangku cadangan tim-tim sebelumnya, ia pun mulai dipercaya menempati posisi utama di rotasi tim yang berbasis di negara bagian Pennsylvania, 57 kali bermain, semuanya sebagai starter. Demikian halnya pula musim ini, ia membela timnya sebanyak 45 kali sebagai starter. Ia membalas lunas kepercayaan tersebut dengan menjadi opsi tembakan tripoin terbaik untuk timnya dan membuat rataan 15 poin.


Sayangnya, sebagai seorang pelengkap, Seth tidak pernah bisa memilih tim mana yang hendak ia bela. Ia termasuk dalam paket kesepakatan pertukaran Ben Simmons dengan James Harden. Alhasil, Curry harus menyampaikan salam perpisahan pada mertuanya, Doc Rivers untuk berganti seragam Brooklyn Nets.


Sumber: nypost

Di Nets, ia diproyeksikan akan menjadi pelapis untuk Kyrie Irving. Pada laga debutnya hari ini, ia bermain 32 menit dan menjadi pemain paling produktif untuk tim yang dibelanya. 3 tembakan tiga angka ia masukkan dari 8 percobaan, sekaligus bawa tim asal Brooklyn sudahi kekalahan beruntunnya. Jangan tanya tentang efisiensi, ia lebih baik dari kakaknya untuk statistik itu.


Seth barangkali tidak akan bisa mengejar prestasi sang kakak, Stephen Curry. Namun, ia bisa memastikan kepada orang-orang di masa depan kenapa ia memiliki nama belakang yang sama dengan sang penembak terbaik sepanjang masa tersebut. Bukan dengan melihat dari kartu keluarga, tapi lihat dari seberapa efisien ia kala melepas bola dari luar garis perimeter.

Tidak ada komentar