DeMar DeRozan, Bangkit Bersama Midrange

Sumber: Getty Images

Saat artikel ini ditulis, Chicago Bulls masih berada di puncak klasemen wilayah timur  liga basket tertinggi Amerika, NBA. Total, mereka telah mengumpulkan 38 kemenangan dri 59 pertandingan yang telah dilakoni oleh pasukan Billy Donovan.


Lewat sejumlah kebijakan perekrutan pemain yang dilakukan di awal musim, Bulls punya waktu untuk menemukan perpaduan permainan tanpa perlu menunggu hingga batas waktu pertukaran pemain. Salah satu rekrutan terbaik tim pengoleksi 6 gelar juara tersebut tentunya adalah DeMar DeRozan.


Pada musim ini, pemain 32 tahun seakan kembali hidup setelah bertukar jersey dari San Antonio Spurs. Kombinasi penetrasi dan kemampuannya dalam melepas tembakan midrange menjadi salah satu highlight paling mencolok dari pemain yang pernah bermain untuk USC Trojans ini.


Sumber: Getty Images

Midrange sendiri merupakan sebuah wilayah yang berada di antara kotak yang dicat berbeda atau umum disebut sebagai paint area dengan garis perimeter. Lewat maraknya penggunaan statistik untuk mengukur performa, midrange perlahan mulai ditinggalkan karena dianggap tidak lagi efektif dan tidak sesuai dengan zaman.


Namun, pernyataan tersebut nyatanya berbanding terbali dengan pengaplikasian yang dilakukan oleh DeRozan di atas lapangan. Lewat tembakan demi tembakan dari jarak menengah yang dilakukan oleh DeRozan, Bulls merajut mimpi untuk bersaing demi gelar juara.


Hingga 59 pertandingan yang telah dilewati timnya, DeMar DeRozan jadi pemain dengan poin dari midrange shoot terbanyak, 259 tembakan. Bandingkan dengan sang runner up, Devin Booker yang lepaskan 156 tembakan sukses.


Sumber: Getty Images

Meski dianggap usang dan kurang efektif, nyatanya senjata bernama midrange shoot tetap bisa menjadi kekuatan mematikan bila dilakukan oleh orang yang tepat. Sekumpulan performa impresif yang dilakukan DeMar DeRozan pada akhirnya membawanya ke dalam jajaran all star, sebagai starter.


Penampilan di All Star bukannya target utama dari DeMar DeRozan musim ini. Maka highlight demi highlight lengkungan tembakan khasnya masih dapat kita nikmati hingga babak playoff nanti.

Tidak ada komentar