I'm Number 4

Sumber: DraftKings Nations

NBA Draft menjadi ajang tahunan yang diselenggarakan oleh liga basket tertinggi di Amerika untuk memilih pemain-pemain tertentu untuk bergabung dengan tim mereka. Setiap tahun, selalu ada beberapa nama unggulan yang menjadi rekrutan unggulan dalam daftar yang dibuat oleh para analis basket.


Meski sudah memiliki daftar rekrutan terbaik setiap tahunnya, tentunya pihak klub NBA tidak serta menjadikan hal tersebut menjadi acuan tunggal. Lewat serangkaian pertimbangan yang telah mereka rancang, tim NBA memilih para pemain yang diperkirakan bakal bisa berkembang hingga ke potensi maksimal di dalam sistem yang dimiliki oleh tim tersebut.


Karena hal tersebut, tidak sedikit tim yang melakukan keputusan tidak populer dan seringkali dipertanyakan dalam merekrut pemain dalam NBA Draft. Hal tersebut umum terjadi, walau kerapkali juga menimbulkan pertanyaan. Hal yang sama juga dialami oleh Toronto Raptors tatkala mereka memutuskan untuk memilih Scottie Barnes di urutan 4 dalam kelas 2021. Hal tersebut disebabkan karena Scottie Barnes tidak masuk dalam jajaran pemain top yang disusun oleh para analis.


Sumber: Raptors HQ

Meski demikian, Barnes telah membuktikan bahwa para analis tidak senantiasa benar. Menjadi pemain tahun pertama di Toronto Raptors, ia segera menajdi bagian penting dari tim yang berbasis di Kanada tersebut. Bermain di posisi power forwar, ia senantiasa mendapat kepercayaan oleh Nick Nurse untuk mengisi posisi starter timnya. Hasilnya fantastis, ia mencatat rataan 14,7. Andai tidak ada Cade Cunningham serta Evan Mobley yang seangkatan dengan dirinya, maka ia sudah menjadi rookie of the year, bahkan sebelum setengah musim.


Mengambil jersei bernomor punggung 4, Scottie Barnes membuktikan diri sebagai pemain yang pantas untuk terpilih di posisi tinggi dari angkatan draft-nya. Tidak berhenti sampai di situ, ia juga menunjukkan atletisme yang diperkirakan dapat menjadi seperti seorang Kawhi leonard.


Barangkali masih terlalu dini untuk memberikan label ini itu kepada Scottie muda. Meski begitu, tidak ada salahnya mulai menaruh harapan kepada pemain kelahiran 1 Agustus untuk dapat membantu Fred VanVleet dan Pascal Siakam untuk menjadi poros baru dari Raptors di beberapa waktu mendatang. 

Tidak ada komentar