Kid From Akron

Sumbe: -

Di tengah musim hujan yang tengah melanda Indonesia, situasi yang sama nampaknya juga tengah melanda Cleveland yang berada di negara bagian Ohio, tepatnya, hujan tembakan tiga angka.


All Star musim ini nampak menjadi sebuah anomali yang menunjukkan perubahan yang benar-benar nyata di liga basket tertinggi di Amerika, NBA. Seorang center dengan tembakan tiga angkanya menjadi penentu kemenangan timnya di Skill Challenge, seorang center menjadi pemenang kontes 3 point, slam dunk contest yang semakin membosankan, dan puncaknya adalah dalam laga all star tahun ini.


Sumber: Getty Images

Turun sebagai starter, seorang pemain kelahiran Akron, negara bagian yang sama dengan kota pelaksanaan ajang tahunan ini menjadi pusat pusaran perubahan tersebut. Sayangnya, pebasket tersebut bukanlah LeBron James. Lelaki kelahiran Akron tersebut adalah Stephen Curry.


Lahir di rumah sakit yang sama, Akron Medical Center, Ohio, Stephen Curry lahir beberapa tahun setelah LeBron dilahirkan di tempat yang sama. Setelah 4 musim terus bersaing di laga puncak NBA, keduanya akhirnya bisa dipertemukan dalam satu tim dalam format all star tahun 2021 dan 2022.


Total, ada 16 tembakan tiga angka yang dimasukkan punggawa Golden State Warriors pada pertandingan kali ini. Ya, 16 kali masuk dengan total meraup 48 angka, jumlah yang spektakuler. Sebagai elemen penting dalam meningkatkan kesadaran mengenai 3 point, Curry melaksanakan tugasnya dengan sangat baik.


Sumber: Getty Images

Tidak hanya memecahkan rekor tembakan tiga angka terbanyak dalam satu babak all star dan satu pertandingan all star, jumlah tersebut juga melampaui total tembakan tiga angka dalam pertandingan yang pernah dibuat Klay Thompson. Meski tidak terhitung karena hanya dalam laga eksebisi, prestasi Curry tetap patut mendapatkan apresiasi.


Tanpa perlu menunggu waktu yang lama, Adam Silvers selaku komisioner NBA segera memberikan gelar All Star Game MVP kepada pemain 191 CM tersebut. Trofi Kobe Bryant All Star Game NBA MVP dengan desain terbaru tersebut telah menjadi simbolisasi supremasi angin yang dibawa oleh seorang bocah dari Akron, Stephen "Chef" Curry, The Best Shooter of All Time.

Tidak ada komentar