Lets Go, Ayo!

Sumber: Getty Images

Ia tidak hanya sekadar menumpang lahir di Illinois, ia lebih dari itu. Berkuliah pun ia lakukan di daerah yang sama dan tentu saja, membela tim dari daerah asalnya juga dilakukan oleh pemain kelahiran 17 Januari 2000 tersebut.


Bermodal tinggi badan 196 CM, ia berposisi sebagai guard ketika berada di lapangan. Setelah menghabiskan 23 pertandingannya dari bangku cadangan, dalam laga kontra Denver Nuggets, ia diberi kepercayaan oleh pelatih Billy Donovan untuk menjadi starter.


Sumber: Getty Images

Bermain hampir 42 menit, pemuda 22 tahun sukses bantu timnya menang lewat sumbangan 8 assist dan 11 poinnya. Pada laga selanjutnya, ia kembali dipercaya memulai pertandingan di lapangan. Sayang, ia tampil inkonsisten khas seorang rookie dengan hanya memberi 3 assist dan 5 point, bahkan membuat 3 turnover yang berujung pada kekalahan timnya dari Cleveland Cavaliers.


Tidak ingin lakukan kesalahan lagi saat kembali dipercaya jadi starter, Ayo Dosunmu segera tampil optimal ketika kembali diberi kepercayaan untuk menggantikan Lonzo Ball yang tengah cedera. Walau harus aku keunggulan Celtics, Dosunmu tampil hebat dengan torehan 10 assist dan 21 point.


Sumber: Getty Images

Cedera panjang yang menimpa Lonzo pada akhirnya menjadi berkah untuk pemain yang dipilih di urutan ke-38 tersebut. Ia dipercaya sang pelatih untuk mengisi posisi di daftar starting five Bulls. 


Bermain 18 pertandingan, Ayo mampu berikan 6,8 assist tiap pertandingan. Tidak hanya itu, ia juga urut menyumbang 11,8 poin di setiap pertandingannya. Tidak berhenti sampai di situ, ia pun mampu menyamai rekor Derrick Rose sebagai rookie Bulls yang bisa berikan 10 assist dalam 4 pertandingan yang dilakoninya dalam satu musim.


Melihat kondisi Lonzo yang masih akan absen cukup lama, kesempatan untuk Ayo untuk membuktikan diri pun tentunya juga masih banyak. Meski begitu, ia harus terus bermain serius agar ketika Lonzo kembali nanti, itu tidak akan mudah untuk berebut posisi starter.

Tidak ada komentar