Mengejar Matahari

Sumber: Arizona Sports

Tetes air mata
Mengalir di sela derai tawa
Selamanya kita
Tak akan berhenti mengejar terus mengejar matahari


Kutipan lagu "Mengejar Matahari" yang dinyanyikan oleh Ari Lasso tersebut sedikit banyak menggambarkan tentang bagaimana tim asal kota Phoenix yang senantiasa berupaya mengejar trofi juara NBA dengan tetes air mata.


Selama 2 musim, Phoenix Suns terus perlihatkan performa luar biasa. Di musim lalu, bersama dengan Utah Jazz, Suns meninggalkan peringkat 3 dengan jarak 4 kemenangan. Hal yang sama juga berlaku musim ini. Kali ini, anak asuh Monty Williams lah yang berada di atas dan dikejar oleh Golden State Warriors yang berjarak 3 kemenangan. 50 pertandingan telah mereka lalui, 41 di antaranya adalah kemenangan.


Sumber: BEIN Sports

Melihat solid dan sulitnya Suns untuk digusur,  jangan heran bila di akhir musim, Suns masih tetap berada di posisi tersebut, Hal yang sama juga berlaku dengan Warriors yang berjarak 4,5 kemenangan dari Grizzlies. Ditambah fakta konsistensi dari dua tim, di mana Suns tengah alami 11 kemenangan beruntun dan Warriors punya 7 kemenangan beruntun, rasanya posisi dua teratas menjadi milik keduanya.


Perbedaan yang dilihat dari kedua tim tersebut adalah bagaimana komposisi tim yang dimiliki. Warriors seringkali lakukan rotasi dan mengistirahatkan beberapa pemain kuncinya, sedangkan Suns hampir selalu menurunkan roster yang sama dari awal laga. Dua filosofi tersebut sedikit banyak memperlihatkan bagaimana kedua tim akan melewati babak playoff. 


Akan menyenangkan apabila kedua tim bisa berhadapan sekali lagi di babak final wilayah barat NBA. Namun yang pasti, musim ini adalah momen yang tepat bagi Suns untuk memanen hasil perjuangan mereka di 3 final NBA yang berujung kekalahan dengan sebuah gelar juara NBA.

Tidak ada komentar