Menikmati NBA dengan Telinga

Sumber: -

Pada era sekarang, ada banyak cara untuk menikmati NBA. Mulai dari datang langsung ke arena pertandingan, menonton lewat TV, lewat gawai, terkadang bisa pula melihat perkembangan skor secara langsung lewat informasi di internet. Namun, ada satu cara di menikmati yang telah ada dari dulu, dengan mendengarkan, atau menggunakan radio.


Sebagai alat atau media komunikasi massa, radio awalnya diperkenalkan oleh David Sarnoff pada tahu 1915. Selanjutnya, Le De Forrest melalui eksperimen radionya berhasil menyiarkan kampanye pemilihan presiden Amerika Serikat pada 1916 dan membuatnya dikenal sebagai pelopor penyiaran radio. Setelah itu, penggunaan radio semakin masif unuk keperluan publik. Termasuk untuk mendengarkan siaran pertandingan NBA.


Sumber: Vice

Meski zaman telah berubah, kegiatan menyimak pertandingan menggunakan telinga tetap tidak kehilangan tempat. Orang-orang yang terlalu sibuk menggunakan matanya tentunya bisa menggunakan fasilitas siaran radio untuk mengetahui situasi terkini dari lapangan tanpa perlu memalingkan mata dari pekerjaan yang tengah dikerjakan.


Semakin canggihnya teknologi pun malah mendorong makin beragamnya pihak penyedia layanan siaran pertandingan via radio. Sebut saja seperti ESPN dan beberapa platform lainnya. Mereka berlomba-lomba membajak telinga lewat kemampuan para broadcaster handalnya. Nama-nama yang terkenal ada Marc Kestecher dan Jon Barry.


Radio telah membuktikan diri sebagai media yang berumur panjang untuk menemani para penggemar NBA agar tidak ketinggalan dari pertandingan tim kesayangannya. Lewat suara para broadcasternya yang melegenda dan ikonik, kita tetap dapat merasakan sensasi lapangan dan menonton laga tim kesayangan menggunakan telinga kita. Jayalah selalu radio, selamat hari radio sedunia!

Tidak ada komentar