Reset Button Harden

Sumber: CBS Sports


Salah satu momen menggelitik kala NBA All star draft kemarin adalah saat Kevin Durant tak mengambil James Harden. Alih-alih mengambil Harden di pick terakhir, ia justru memilih Rudy Gobert. Hal tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya, Kevin Durant masih menyimpan kekesalan terhadap ulah The Beard yang meminta untuk di-trade.


Seperti yang kita ketahui, Harden telah ditukarkan sebagai bagian dari kesepakatan antara Brooklyn Nets dengan Philadelphia 76ers. Selain Harden, Sixers juga mendapatkan Paul Millsap. Di kubu tim asal Brooklyn, mereka mendapatkan Ben Simmons, Seth Curry, Andre Drummond, dan dua first pick. Hal ini pun juga menjadi kedua kalinya sang pemain meminta untuk dipindahkan.



Sebelumnya, di Houston Rockets, pemain nyentrik tersebut juga menuntut timnya untuk memindahkannya ke Brooklyn Nets karena tidak bisa bermain untuk tim yang sedang masuk ke dalam fase rebuild. Keputusan tersebut juga menjadi usaha Harden agar bisa mendapatkan cincin juara NBA yang selama ini ia idam-idamkan.


Apa yang dilakukan oleh Harden tersebut tidak ubahnya juga merupakan usahanya untuk menekan tombol reset dari kariernya. Alih-alih berkembang dengan timnya, ia memilih untuk berpindah ke tim baru yang sudah siap untuk bersaing di level teratas. Meski demikian, keputusan Harden meninggalkan Nets pun juga sedikit dapat diterima. Pasalnya, di antara tiga pemain bintang Nets, hanya ia tidak memiliki cincin juara dalam koleksinya.

Tidak ada komentar